Perjalanan Masuk ke Kampus Biru (LIPIA)

 بسم الله الرحن الرحيم


Halo guys!

Disini saya ingin sharing sedikit tentang perjalanan saya masuk ke LIPIA. mungkin singkat saja ya guys.

Di tahun 2018 saya mendaftarkan diri hanya untuk menghilangkan rasa penasaran saya saja. saat itu saya baru belajar bahasa Arab 1 bulan di Ma'had Al-Husnayain Bekasi. dan akhirnya lolos tahap 1 yaitu seleksi berkas. Alhamdulillah untuk di nilai aman. kemudian ngga menyangka lanjut ke tahap selanjutnya (wawancara) dengan berbekal ilmu bahasa Arab secuil baru belajar kitab baina yadaik guys.. Ya Allah, ya mesti belum lolos atuh pas wawancara. Wawancara berlangsung offline langsung di kampus LIPIA Jakarta. dengar-dengar sih boleh pakai bahasa Inggris ceunah guys.. yaudah mana bahasa Inggris saya pas-pasan. yang penting pede aja ye gak wkwk. dukturoh (doktor perempuan) merespon geleng-geleng. ya Salaam.

 

Oke lanjut,, saking inginnya masuk LIPIA, saya privat dengan kakak alumni pondok, karena memang background saya yang bukan dari pesantren dan ngga pernah mondok atau belajar bahasa Arab akhirnya saya meminta beliau untuk membantu saya belajar bahasa Arab, sambil berjalan privat dengan beliau di Juni 2019 s.d September, kalau ngga salah. intinya 4 bulan. saya ambil kursus Try Out Intensifnya dari lembaga ITAF guys. online, disana bimbingan juga. setelah berkenalan dengan member yang lain. saya melihat ada satu orang lulusan SMK juga, perempuan.. wah, keren banget dia bisa bahasa Arab, namanya Sandi. ternyata. baiklah saya chat langsung lewat Whats App. dan di respon dengan baik. hingga akhirnya saya mengenal "Kampung Inggris, Pare, Kediri" disana ada 1 kursusan bahasa Arab yang memberikan beasiswa belajar guys. "Markaz Arabiyah" namanya. saya berangkat kesana 25 September 2020. singkatnya saya belajar disana selama -+ 16 bulan (6 bulan belajar, sisanya mengabdi sedikit cerita. sebenarnya di Kampung Inggris, Pare itu 1,5 tahun, 2 bulan terakhir di lembaga kursus tahfidz guys, namanya "An-Najaah" disana sempat ambil program tahsin + tahfidz.


Kembali lagi ke Nov 2020, LIPIA Buka pendaftaran guys.. yang saya wanti-wanti dari seleksinya adalah seleksi wawancara guys. tapi saya masih penasaran, mencoba ingin masuk ke kampus yang saya impikan saat itu. akhirnya bismillah daftar dengan berbekal seadanya. akhirnya lolos di tahap pertama (berkas dan administrasi) dan yang tahap kedua (tes tahriri/ tes tulis) saya kira ada tes yang terkakhir yaitu tes syafahi (wawancara). Alhamdulillahnya yaa Allah.. ngga ada tes wawancara. betapa bahagianya hamba ya Allah.. Qadarullah akhirnya saya bisa mengenyam pendidikan disana (LIPIA) jurusan Idaroh wal Maliyah (Ekonomi Manajemen Keuangan).


Sekian sharing perjalanan masuk LIPIAnya dari saya, semoga bermanfaat bagi yang membaca.

Pantang menyerah dan semangat.

Salam antusias!^^