Kita Sukses Menjadi Manusia Jika Memiliki 4 Ini

 


Kamu Sukses Menjadi Manusia Kalau Memiliki 4 ini

Oleh : Dr. Fahruddin Faiz, S.Ag., M.Ag. | Ngaji Filsafat


kalian sukses sebagai manusia kalau punya 4 itu :

1. Punya rasa simpati

2. punya rasa malu

3. punya kerendahan hati 

4. punya benar dan salah 


kalaukalian punya 4 ini, berarti sudah sukses menjadi manusia.

1. Simpati

ini khas manusia. jadi kalau saling menyayangi itukan simpati ini tadi radarnya kasih sayang kemanusiaan. jadi manusia yang sejati punya rasa simpati punya empati.

kalau ada saudaranya yang sakit saudaranya susah, saudaranya sengsara dia ikut simpati kalau bisa ikut membatu. ini khas manusia. diluar manusia tidak.

Ayam itu jika ada segerombolan ada ayam yang sakit, ngga memikirkan ayam yang sakit. tidak ada yang ketika ayam meninggal tidak ada yuk ta'ziyah dan belasungkawa. tidak ada rasa simpati ya karena ayam hewan.

maka jika manusia kehilangan rasa simpati ini derajatnya turun. 

kalau pakai terminologinya al-Qur'a, bahkan dia bisa lebih rendah daripada binatang. 

ciri pertama kita sukses menjadi manusia punya rasa simpati.simpati empati itu sering digambarkan posisikan dirimu diposisi dia. yang sakit dia sih sebenarnya, cuma aku juga ikut merasakan sakit. itu namanya simpati. yang bisa seperti ini hanya manusia.


2. Malu

malu termasuk segan. kalau dalam hadist banyak kan yang menyindirbahwa manusia itu cirinya malu.

"kalau kamu tidak punya rasa malu,lakukan apapun yang kamu mau"

jika memiliki rasa malu masih manusia.

malu untuk hal yang buruk-buruk. 

malu inilah nanti yang akan menjadi dasar lahirnya kebenaran dan keadilan. kalau orang sudah malu berbuat jahat, orang malu kalau salah. itukan lahirnya kebenaran. 

selama rasa malu, rasa segan ini masih ada kita masih manusia. tapi kalau tidak punya rasa malu, kita perlu instrospeksi lagi. 

 

3. Rendah Hati dan Kerelaan 

hanya manusia yang mempunyai sifat murah hati, rendah hati, mendahulukan temannya dan membela yang lain. jadi mengutamakan orang lain.

ini sumbernya moralitas kesusilaan, lawannya kan egois. 

jika kita ingin enak sendiri, ingin menang sendiri, ingin selalu diunggulkan, lantas kita jadi sombong.coba dicek. jika kita manusia harus punya kerendahan hati. 

kadang kalau kita jalan, eh didepan. eh kok di belakang ada orang tua. kemudian kita minggir kemudian, silahkan mbah jalan duluan. 

hanya manusia yang seperti itu. hewan tidak bisa. 

kalau kita sombong. kalau menurut imam ghazali nafsnya yang sabu'iyah yang ganas. selalu ingin menang, menaklukan yang lain. ya kita perlu introspeksi lagi tentang kemanusiaan kita 

 

4. Kemampuan untuk Memilih yang Benar dan Menghindari yang Salah

kalau manusia itu nyaman dengan kesalahan, merasa benar ketika salah. nah, itu perlu introspeksidiri lagi. perlu muhasabah lagi. 

karena cirinya manusia itu rasa benar, rasa salah. 

ya memang kita manusia kadang-kadang salah,tapi jangan sampai hilang rasa bersalah. begitu kamu kehilangan rasa bersalah, hidupmu akan bermasalah.

Dr. Fahruddin sering mengatakan orang itu bohong sekali dia akan merasa sangat bersalah. tapi bohong dua kali rasa bersalahnya tinggal separuh. bohong tiga kali mungkin tinggal seperempat. bohong 4 kali maka akan terbiasa. maka sense of guilitynya akan mati. berarti, kamu sudah kehilangan salah satu komponen besar dirimu sebagai manusia yaitu rasa bersalah. 




Jadi, kalau kalian menyebut kalau kalian manusia.

coba di cek..

masih hidupkah rasa simpati itu?

masih adakah rasa malu itu?

masih bisakah berendah hati?

dan masih terasahkah kalau kamu benar atau salah?

 

selama ini masih ada alhamdulillah.

jika ada satu komponen yang hilang, maka cepat-cepat perbaiki agar peradaban tetap terjaga.

4 semua ini alat utamanya adalah "HATI".


Wallahu 'alam bishowaab